Ekonomi Indonesia ke Melampaui Jerman, Inggris pada tahun 2030

Indonesia–Negara dengan penduduk terbesar di bilangan Asia Tenggara kini berada di jalur untuk menjadi negara dengan ekonomi terbesar nomor 7 di dunia pada tahun 2030. Berada di depan negara-negara maju seperti Jerman dan Inggris. Terdengar mengejutkan? Berikut ini, investasi-indonesia.com memberikan overview ekonomi Indonesia, sebagai bahan pertimbangan investasi, baik di sektor-sektor industri atau produk jasa.

kemacetan

Kemacetan melanda kawasan bisnis Sudirman Thamrin, Jakarta


Berdasarkan laporan yang baru dirilis oleh McKinsey, jumlah penduduk muda di Indonesia yang menjadi konsumen-konsumen baru serta urbanisasi di kota-kota besar menjadi faktor yang membuat perekonomian Indonesia melompat sembilan peringkat sebgai negara dengan ekonomi terbesar di tahun 2030. Melewati negara-negara maju seperti Inggris dan Jerman.

Menurut laporan itu, ekonomi Indonesia akan ditopang oleh sebanyak 90 juta penduduk yang menjadi pangsa pasar di tahun 2030. Pangsa pasar yang begitu besar ini yang akan menggerakkan ekonomi baik produk dan jasa konsumsi. Industri makanan, pakaian, pembangunan dan infrastruktur akan terus meningkat mengejar pasar yang amat menggiurkan ini. Begitu juga sektor perbankan dan investasi juga prasarana seperti listrik dan jalan.

Mayoritas penduduk yang berusia relatif lebih muda juga menjamin produktivitas akan terus berada di posisi puncak, mendukung sektor-sektor industri dan bisnis. McKinsey memperkirakan bahwa 70 persen dari penduduk Indonesia  berada di usia antara 15 dan 64 yang siap bekerja di tahun 2030.

“Indonesia memiliki jauh lebih banyak penduduk muda, produktif, dan penduduk yang terus bertambah secara proporsional. Itulah keuntungan atau bonus demografis. Berbeda dengan banyak negara maju termasuk Eropa, Jepang, bahkan Singapura, di mana angkatan kerja akan cenderung statis atau bahkan berkurang di tahun-tahun mendatang,” kata Raoul Oberman, Ketua McKinsey & Company, Indonesia.

Urbanisasi juga memegang peranan penting. Di mana hampir 86% PDB Indonesia akan disumbangkan dari kota-kota besar dengan industri dan kegiatan ekonominya. “Daerah-daerah di sekitar Jakarta dan Surabaya adalah kekuatan ekonomi Indonesia saat ini, namun diharapkan pertumbuhan yang kuat di kota-kota seperti Pekanbaru, Pontianak, Karawang, Makassar, dan Balikpapan yang semuanya di luar Jawa,” kata Oberman. Begitu juga prospek Palembang, Cilacap, Yogyakarta, dan Maluku di masa-masa mendatang.

Tantangan Indonesia

Indonesia juga menghadapi tantangan yang bisa menggagalkan mimpi besar di tahun 2030. Seperti tingkat produktivitas dan keterampilan pekerja yang masih rendah, semakin lebarnya jurang ekonomi antara yang kaya dan miskin, juga keadaan politik yang mungkin saja membuat Indonesia kehilangan momentumnya di tahun 2030. Begitu juga sarana dan prasarana seperi jalan, listrik, dan teknologi informasi untuk mendukung tumbuhnya perekonomian dalam jangka 5-10 tahun mendatang.

Pemerintah harus berfokus pada peningkatan keterampilan para pekerja, melalui pendidikan atau pelatihan, begitu juga menggenjot pembangunan jalan, pelabuhan, bandara, dan juga listrik.

Sumber: cnbc.com, dan McKinsey

Leave a Reply