Pinjaman Kredit Modal Kerja Korporasi

Bank ICBC Indonesia Pinjaman Kredit Modal Kerja Korporasi

Kredit modal kerja merupakan kredit yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan sementara para peminjam demi kelanjutan produksi dan operasi perusahaan peminjam guna menjamin kelangsungan produksi dan kegiatan operasi. Kredit modal kerja yang diberikan oleh ICBC Indonesia bagi penggunanya adalah PTD yang terbagi menjadi PTDA (satu tahun) dan PTDB (tiga tahun) sesuai dengan persyaratan pinjaman.

Siapa sasaran Pinjaman Kredit Modal Kerja Korporasi

Perusahaan dengan kebutuhan pembiayaan menengah dan jangka pendek

Suku bunganya?
Suku bunga untuk pinjaman/ kredit ini 9,75% per tahun.

Plafon pinjamannya?
Pinjaman disesuaikan dengan angunan atau jaminan yang ditawarkan

Apa yang harus dipersiapkan?
Dokumen-dokumen yang harus dilampirkan dalam mengajukan pinjaman adalah sebagai berikut:

  1. Fotokopi KTP dewan direksi / pemegang saham
  2. Fotokopi akta perusahaan dan revisinya (yang sesuai dengan artikel baru no.40)
  3. Fotokopi profil perusahaan
  4. Fotokopi dokumen NPWP, SIUP, TDP, API dan izin kerja lainnya
  5. Fotokopi rekening bank selama 3 bulan terakhir
  6. Fotokopi kontrak penjualan
  7. Daftar pemasok/supplier (eksportir) dan pelanggan/nasabah (importir, penyewa, pembeli)
  8. Laporan keuangan (audited, non-diaudit) selama 3 tahun terakhir
  9. Permintaan fasilitas (jumlah, tujuan, jangka waktu, bunga dan persyaratan pembiayaan) dengan tanda tangan resmi.
  10. Fotokopi surat jaminan: tanah & bangunan, rekening tabungan, sertifikat, mesin, dan lainnya.


Bagaimana prosedurnya?

  1. Aplikasi: peminjam mengajukan permohonan kepada Bank untuk pinjaman modal kerja dan menyediakan dokumen yang diperlukan.
  2. Penandatanganan kontrak: peminjam harus menandatangani kontrak pinjaman dan kontrak jaminan serta dokumen hukum lainnya, jika Bank menyetujui permohonan maka kemudian dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan.
  3. Pelaksanaan jaminan: jaminan jika diperlukan, peminjam harus ditempatkan sebagai jaminan seperti hal-nya jaminan pihak ketiga, hipotek dan perjanjian lain serta menjalankan prosedur pendaftaran, jaminan notaris atau asuransi pertanggungan kredit dan perjanjian transfer pada Bank setelah penandatanganan kontrak pinjaman.
  4. Jaminan kredit: kontrak pinjaman akan berlaku setelah peminjam ditangani prosedur pemberian kredit dan Bank akan memberikan pinjaman kepada peminjam dan peminjam akan menggunakan pinjaman sesuai dengan tujuan yang ditetapkan dalam kontrak.
  5. Pembayaran kembali atas pinjaman (Loan Repayment): peminjam akan membayar kembali pinjaman sesuai dengan metode yang ditetapkan dalam kontrak.

Leave a Reply